KEMENPERIN RI LAKSANAKAN SOSIALISASI SIINAS DI YOGYAKARTA

Rabu, 26 Februari 2020 Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo mengikuti Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) bagi Masyarakat Pelaku Industri di Wilayah DIY yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Ir. Aris Riyanta, M.Si diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah yang mengampu urusan Industri dan industri menengah besar di kab/kota di DIY dan masyarakat pelaku industri. Acara yang diselenggarakan di Tjokro Style Hotek Yogyakarta ini merupakan angkatan kedua dari 13 angkatan yang rencananya diselenggarakan sepanjang tahun 2020. Narasumber yang mengisi acara ini adalah Ibu Wulan Aprilianti Permatasari dari Pusat Data dan Informasi Industri (Pusdatin) Kementerian Perindustrian RI, Bapak Marzuki Sinambela dari Biro Hukum Kementerian Perindustrian RI, dan Bapak Dwi Wahyu B dan Atmaji anggota Komisi B DPRD DIY.

Materi yang disampaikan yaitu Permenperin No. 2 Tahun 2019, Permenperin No. 30 tahun 2019, dan Perda DIY No. 9 tahun 2019 tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Industri Kreatif, Koperasi, dan Usaha Kecil. Ketiga materi ini secara umum membahas bagaimana tata cara menyampaian data industri melalui SIINas dan Penerbitan Ijin Usaha Industri (IUI) dan Ijin Perluasan melalui Kerangka Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik (OSS).

SIINas adalah sistem yang dirancang Kementerian Perindustrian RI untuk mendapatkan data primer setiap pelaku usaha industri. Setiap perusahaan diwajibkan untuk mendaftarkan usahanya melalui SIINas yang merupakan salah satu komitmen pemenuhan ijin usaha melalui OSS (Online Single Submition). OSS sendiri dikembangkan oleh pemerintah pusat sebagai wujud fasilitasi kemudahan berusaha di Indonesia. Secara teori kedua sistem berjalan beriringan dan terintegrasi meskipun masih memerlukan beberapa penyempurnaan.

Melalui SIINas perusahaan memiliki kewajiban untuk melaporkan data industri 2 kali dalam setahun, dan Pemerintah Daerah juga memiliki kewajiban untuk mengisi data potensi daerah melalui SIINas. Sebaliknya perusahaan akan mendapatkan informasi antara lain mengenai perkembangan teknologi industri dan fasilitasi-fasilitasi yang diselenggarakan pemerintah.

Dari 572 industri besar dan 113.430 IKM di DIY, baru 31 perusahaan yang mendaftar di SIINas. Untuk itu dibutuhkan sosialisasi dan bimbingan teknis mengenai pengisian SIINas dan OSS agar pelaku usaha mampu memahami memenuhi kewajiban berusaha ini. Bagi perusahaan yang akan mengakses SIINas dapat mengakses www.siinas.kemenperin.go.id namun apabila mengalami kesulitan, silahkan datang ke Dinas yang membidangi Perindustrian dimasing-masing kabupaten/kota.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo beberapa waktu yang lalu juga telah melaksanakan sosialisasi SIINas bagi pelaku usaha industri di Kabupaten Kulon Progo, rencananya kegiatan tersebut akan terus dilakukan beberapa kali dalam tahun anggaran 2020 ini, terbuka bagi siapapun yang ingin menanyakan hal-hal tentang SIINas bagi pelaku usaha industri di Kabupaten Kulon Progo. (*IAI)