TEMU USAHA OLAHAN KOPI

 

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Kulon Progo melalui kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Industri berbasis Agro, Makanan dan Minuman telah melakukan Temu Usaha Olahan Kopi pada tanggal 28 September 2017, di rumah makan Nggirli, Wates, Kulon Progo.

 

Kegiatan temu usaha olahan kopi dibuka secara resmi oleh ibu Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kulon Progo, Dra. Niken Probo Laras, S.Sos., M.H. yang dilanjutkan dengan pengarahan. Beliau dalam arahannya menyampaikan kepada pengrajin untuk dapat mengantisipasi adanya pembangunan Bandara Internasional di Kulon Progo yang merupakan peluang pasar bagi para pengrajin olahan kopi terlebih lagi dengan berlangsungnya program Bedah Menoreh yang akan melintasi wilayah Samigaluh dan Kalibawang. Beliau menekankan agar para pengrajin kopi agar tidak menjadi penonton- tidak mampu berbuat apapun juga, namun jadilah pelaku yang mampu memanfaatkan peluang ekonomi tersebut menjadi sumber penghasilan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut para pengrajin olahan kopi sejumlah 30 orang memperoleh pencerahan yang disampaikan oleh Bapak Firmansyah yang adalah Executif Chef Hotel Neo Malioboro Yogyakarta, terkait dengan teknik penyusunan komposisi sajian kopi, pemanfaatan kopi sebagai bahan olahan makanan juga dikenalkan variant sajian kopi yang selama ini menjadi kesukaan konsumen, utamanya tamu hotel.

Pada acara temu usaha tersebut oleh Drs. Dewantoro, M.M. ditekankan bahwa temu usaha ini memiliki atau bertujuan antara lain; untuk membuka wawasan para pengrajin agar pola pikir mereka berorientasi pada konsumen dan pengembangan produk; juga ditekankan bahwasanya melalui temu usaha ini agar para pengrajin mengkonversi kritikan menjadi sumber kekuatan untuk berkreasi dan berinovasi; yang terakhir melalui temu usaha ini diharapkan menghasilkan sebuah aksi tindak lanjut yang membawa olahan kopi Kulon Progo memilik BRAND yang mampu mengakselerasi bertumbuhkembangnya industry kopi di Kulon Progo.