MENGENAL INDUSTRI KECIL BERBASIS BUDAYA

“Wayang Kulit Tri Hadi”

Keterbatasan tidak menjadi hambatan untuk tetap berkarya. Berpenampilan sederhana Pak Tri Hadi dari Dusun Gelaran, Kalurahan Bugel, Kecamatan Panjatan, itu tetap menggeluti kerajinan Wayang Kulit sedari kecil. Berbekal dari hobi membuat wayang berbahan kertas kardus kini telah berevolusi menjadi perajin wayang berbahan kulit sapi (Wayang Kulit) sejak tahun 1991.

Berbekal peralatan yang sederhana dan intuisi serta jiwa seni dan ketekunan, Bapak Tri Hadi menjadi seorang pembuat Wayang Kulit yang mumpuni di bidangnya. Dilakukan seorang diri beliau memiliki kemampuan membuat wayang dua sampai tiga buah wayang perbulan tergantung besar kecilnya wayang yang dipesan. Pemasaran dilakukan melalui pre-Order (pesanan) melalui WA. Dengan harga rata-rata perbuah Wayang Kulit @ Rp. 800.000,00.

Keterbatasan dan kelemahan yang paling dirasakan oleh beliau adalah sedikit/ kurangnya kemampuan teknologi infomasi, penggunaan media IT dalam pemasaran. Beliau mengatakan, bahwa beliau benar-benar buta dalam penggunaan Teknologi Informasi yang saat ini berkembang sangat maju. Sehingga dalam hal promosi dan pemasaran sangat-sangat minim dan tertinggal.

Harapannya dengan adanya kunjungan monitoring dan pembinaan dari Disdagin Kulon Progo, akan menjadi pintu masuk/ start bagi beliau untuk memulai dalam meningkatkan kemampuannya sebagai perajin, sehingga mampu bersaing dengan perajin lain di luar Kulon Progo.

Wayang Kulit Tri Hadi, Gelaran, Dusun III, Bugel, Panjatan. (WA: 087828347682)