DISDAGIN KULON PROGO SELENGGARAKAN BIMTEK PENGEMBANGAN PRODUK KERAJINAN PANDE BESI (KERIS)

Sabtu (23/07/22), Dinas Perdagangan dan Perindustrian melalui Sub Koordinator Kelompok Substansi Sarana dan Prasarana Perindustrian Bidang Perindustrian telah selesai melaksanakan Bimbingan Teknis Pengembangan Produk Kerajinan Pande Besi (Keris) yang dilaksanakan di Sentra Pande Besi Bina Karya, Kloposepuluh, Bendungan, Wates selama 4 (empat) hari pada tanggal 20-23 Juli 2022 dan diikuti sebanyak 25 pelaku Pande Besi. 

Bimtek Pengembangan Produk Kerajinan Pande Besi (keris) ini dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian dengan menggunakan Dana Keistimewaan Yogyakarta sebagai bentuk perhatian terhadap nilai-nilai budaya yang harus terus dikembangkan, terlebih lagi saat ini United Nation Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sejak 2005 menetapkan keris sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity milik bangsa Indonesia. Jika bangsa ini tidak peduli, bisa jadi keris yang bernilai historis dan menjadi branding kebanggan Nasional tersebut akan dikoleksi orang luar negeri. 

Febrian Wisnu Adi, S.Sn, MA, selaku Narasumber Bimtek Pengembangan Produk Kerajinan Pande Besi (keris) dari Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta menyampaikan bahwa, Keris sebagai bagian dari nilai budaya bangsa, bentuk benda budaya, keris dan sejarahnya merupakan salah satu bentuk senjata tradisional yang berkembang di Indonesia. Eksistensi keris sebagai warisan budaya perlu menjadi perhatian semua pihak agar artefak budaya itu tetap menjadi kebanggaan dan jati diri bangsa. Salah satu alternatifnya, perlu dilakukan secara berkala pameran hasil mahakarya tersebut untuk umum, terutama generasi penerus. Harapannya, generasi yang sedang bertumbuh tersebut lebih mengenal keris sebagai warisan budaya sejak dini, agar nantinya mempunyai jiwa untuk merawat dan memiliki. 

Selama 4 hari ini, peserta bimtek telah mengikuti dengan serius, memahami, praktik membuat keris, dari mulai kodokan keris, menyepuh, hingga muncul pamor pada keris tersebut, selanjutnya proses finising. Pada kesempatan bimtek ini, peserta menghasilkan 5 macam keris yaitu : Keris (Jalak), Keris Luk 3 (Jangkung), Keris Luk 5 (Pendhawa), Keris Luk 7 (Sempana atau Sumpana) dan Keris Luk 9 (Jigja). (aw)