OPERASI PASAR MINYAK GORENG DI KULON PROGO

Dalam rangka mengatasi tingginya harga minyak goreng di pasaran serta dalam upaya membantu masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY mengadakan Operasi Pasar pada hari Jum’at tanggal 21 Januari 2022. Adapun Operasi Pasar dilaksanakan di Srikayangan Sentolo, Kembang, Banyuroto Nanggulan, Bumirejo Lendah, Jangkaran Temon dan Wates.

Operasi Pasar dengan harga Minyak Goreng per liter Rp. 14.000,- sedangkan di pasaran harganya bervariasi kisaran Rp. 19.500 sampai Rp. 22.000,-. Tujuan dari kegiatan ini adalah menstabilkan harga minyak goreng di masyarakat yang masih tinggi.

Operasi Pasar dilaksanakan bekerjasama dengan desa, adapun mekanisme pendistribusiannya untuk menghindari adanya kerumunan maka pihak desa bekerjasama dengan para dukuh untuk menyampaikan kepada masyarakat. Kuota yang disediakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY untuk Kabupaten Kulon Progo sebanyak 6000 liter minyak goreng dengan alokasi masing-masing desa tersebut diatas untuk Srikayangan Sentolo 912 liter, Kembang, Banyuroto dan Kecamatan Nanggulan total 1320 liter, Bumirejo Lendah 1440 liter, Jangkaran Temon, Wates 1608 liter, PKL Alun-alun Wates 360 liter dan beberapa masyarakat umum lainnya sebanyak 360 liter.