DISDAGIN KULON PROGO BAGIKAN SERTIFIKAT MEREK BAGI PELAKU IKM KULON PROGO

Kamis, 20 Januari 2022, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo bagikan Sertifikat Merek bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Kulon Progo. Pemberian Sertifikat Merek ini merupakan Fasilitasi Kementerian Perindustrian hasil kerjasama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo dengan Klinik Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Dalam kesempatan ini terdapat 5 IKM yang memenuhi prasyarat untuk diajukan mereknya di Kementerian Hukum dan HAM (melalui Kemenperin RI) dan telah mendapatkan sertifikat merek  pada tahun 2022 ini yaitu IKM Bambu Kencana (olahan bambu), IKM Afivia Brownies (roti dan kue), IKM  Gubug Ndeso (olahan bumbu instan), IKM Kepek Jaya (bakpia), dan Zanabal 19 (bakpia). 

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas, Bp Ir. Sudarna, MMA menyampaikan bahwa  pendampingan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo dilakukan untuk memfasilitasi/ membantu memudahkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam memenuhi syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pendaftaran merek melalui fasilitasi Klinik HKI Kemenperin secara gratis, dimulai dengan penyaringan data merek, pendampingan terkait etiket/label merek, pemenuhan persyaratan lainnya hingga mendapatkan Sertifikat Merek bagi yang telah lulus verifikasi. Hak Ekslusif Merek ini diberikan oleh Negara kepada pemilik merek yang terdaftar selama jangka waktu 10 tahun untuk menggunakan merek tsb atau memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakannya.

Kepala Dinas berharap setelah mendapatkan hak Merek ini, pelaku usaha menjadi lebih bersemangat lagi dalam berproduksi dan semakin meningkatkan kualitas produknya sehingga mampu terus bersaing dengan produk-produk sejenis dari luar Kulon Progo. Dengan adanya Merek yang sudah syah secara hukum ini, maka secara Nasional tidak boleh lagi digunakan oleh pihak lain selama Merek tersebut masih dipegang oleh pemilik Merek yang syah. 

Kedepan, semoga pelaku usaha di Kabupaten Kulon Progo semakin banyak yang faham dan mengerti akan pentingnya legalitas dan penghargaan terhadap Hak Kekayaan Intelektual, sehingga kita bisa terus berkembang tanpa hambatan terkait legalitas Merek yang dimiliki. (aw)