PASAR KULON PROGO GO DIGITAL TRANSACTION

Disela-sela Peresmian Pasar Ssenja Sentolo pada hari Jumat (26/2/21) yang lalu, Bupati Kulon Progo juga melakukan uji coba penerapan transaksi digital dengan menggunakan QRis dari Bank BRI dan Bank BPD DIY dibeberapa pedagang yang ada di Pasar Ssenja Sentolo. 

"Sebuah kemajuan yang luar biasa, Pedagang Kreeatif Lapangan (PKL) sudah bisa melayani pembelian dengan digital (non tunai), jadi tidak hanya pemilik toko-toko besar saja yang menggunakan transaksi online/digital, sudah saya buktikan sendiri, tadi saya sudah melakukan transaksi digital di warung Ronde milik bu Puji Lestari di Pasar Ssenja Sentolo, dan berhasil", ujar Sutedjo.

Dalam kesempatan ini pula, disampaikan sumbangan CSR dari Perbankan diantaranya : Bank BRI Cabang Wates (7 unit tenda, 1000 masker, Barcode QRis), BPD DIY Cabang Wates (3 unit tenda, papan petunjuk Pasar Ssenja, Barcode QRis), serta Bank Kulon Progo (2 unit tenda). Pemberian Barcode QRis kepada pedagang sebagai upaya percepatan penggunaan transaksi digital yang aman dan praktis terlebih dimasa pandemi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kulon Progo, Iffah Mufidati, SH, MM  juga turut menyampaikan, dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat Kulon Progo, kita perlu menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi produktif dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan usaha baik secara offline maupun online. Selain transaksi menggunakan QRis, kami juga berupaya mendorong pedagang pasar untuk melakukan transaksi secara Online, misalnya seperti yang akan dilakukan oleh Bank BRI melalui aplikasi pasar.id sehingga masyarakat tidak harus datang secara langsung, akan tetapi bisa memesan kebutuhan sehari-hari secara online. (aw)