BUPATI KULON PROGO RESMIKAN PASAR SSENJA SENTOLO

Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo meresmikan Pasar Ssenja Sentolo pada hari Jumat (26/2/21) kemarin di halaman Pasar Percontohan Sentolo Baru. Bupati menyampaikan harapan kepada para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Pasar Ssenja untuk tetap semangat berusaha dimasa pandemi ini dengan segala kendala dan hambatan. 

“Sesuatu yang awal mungkin belum bisa selancar yang kita harapkan, tetapi kapan kita akan memulai bila tidak sekarang. Segala sesuatunya berawal dari yang kecil, kemudian apabila konsisten, maka usaha yang kita lakukan tersebut akan menjadi besar. Yang penting kita berpegang teguh pada semangat dan keyakinan untuk sukses menjalankan roda perekonomian”, jelas Sutedjo.

Pasar Ssenja ini terwujud atas kolaborasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo bersama Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Salamrejo sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan halaman pasar rakyat untuk kegiatan ekonomi produktif. Pasar Ssenja ini akan beroperasi dari jam 16.00 WIB sampai 21.00 WIB dimasa pandemi, namun diharapkan akan beroperasi hingga dini hari setelah masa pandemi berakhir. Jumlah pedagang yang ada sebanyak 7 PKL lama dan 28 PKL baru, dengan jenis daganganya antara lain makanan berat (Pecel Lele, Soto, Bakso, dll), makanan ringan (Gorengan, Angkringan, Jajanan Pasar,dll), dan minuman (Wedang Ronde, Es Krim, Dawet ,dll).

Dalam Sambutannya, Lurah Salamrejo, Dani Pristiawan, S.P., menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam terselenggaranya acara ini.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Iffah Mufidati, S.H,M.M., menyampaikan terselenggaranya program Pasar Ssenja ini atas dasar Peraturan Bupati Kulon progo Nomor 68 tahun 2020 tentang pemanfaatan lahan parkir Pasar Daerah dan dalam rangka pengoptimalan manfaat aset Pasar Daerah 24 jam untuk para pedagang, serta memberi kesempatan bagi Pedagang Kreatif Lapangan, (PKL) yang masih berjualan di bahu jalan ataupun trotoar dapat ditempatkan di lahan yang legal dan aman.

Dalam kesempatan ini pula, disampaikan sumbangan CSR dari Perbankan diantaranya : Bank BRI Cabang Wates (7 unit tenda, 1000 masker, Barcode QRis), BPD DIY Cabang Wates (3 unit tenda, papan petunjuk Pasar Ssenja, Barcode QRis), serta Bank Kulon Progo (2 unit tenda). Pemberian Barcode QRis kepada pedagang sebagai upaya percepatan penggunaan transaksi digital yang aman dan praktis terlebih dimasa pandemi.

Diakhir acara, Bupati Kulon Progo membuka kain penutup papan nama Pasar Ssenja secara simbolis sebagai tanda telah resmi dibukanya Pasar Ssenja Sentolo. Peresmian ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo, Ketua DPRD Kulon Progo beserta jajarannya, Dandim 0731 Kulon Progo, Kapolres Kulon Progo, Pimpinan Bank BRI Cabang wates, BPD DIY Cabang wates, Bank Kulon Progo dan beberapa pejabat pemerintah Kabupaten Kulon Progo. (aw)